Klinik kopi

Rumah Kami yang Baru

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

Mendalami tentang kopi ternyata bukan sekedar menguasai teknik menyeduh, seiring perjalanan Klinik Kopi kami menyadari banyak hal yang harus kami pelajari, ini bukan sekedar ilmu yang bisa dikuasai semudah membalikkan telapak tangan. Belajar tentang kopi adalah hal yang tak pernah usai.

Belajar. Kami terus menyempurnakannya dengan pengetahuan-pengetahuan baru yang kami serap dari berbagai sumber. Kami juga terus bereksperimen dengan bekal ilmu yang kami miliki.

Seiring waktu, banyak hal yang kami alami dan justru malah memicu banyak ide lahir tanpa direncanakan. Di awal tahun ini misalnya, kami memutuskan membuat dome untuk mengenal proses paska panen langsung dari hari ke hari. Selama ini kami cuma bisa memberi saran ke petani tentang pentingnya pembuatan dome, namun kami merasa jika proses penting ini pun harus kami ketahui dengan mempelajarinya langsung. Pergi ke petani tak bisa setiap hari, karenanya kami mendirikan dome untuk mengolah buah kopi ranum yang kami dapat dari petani langsung hingga berubah menjadi green beans yang siap diroasting.

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

Dengan membangun dome proses paska panen, kediaman kecil kami di Jalan Kaliurang beralih fungsi menjadi sebuah lab untuk belajar dan bereksperimen dengan kopi. Di rumah sederhana ini pula mesin roasting kecil kami beroperasi sejak April 2014 dan telah menghasilkan kopi-kopi segar untuk disajikan ke peminum setiap harinya. Kedua proses tadi saling terkait. Hasil eksperimen di dome bisa kami roasting langsung ketika green beans siap. Hasilnya bisa langsung didapat. Namun kami merasa ada yang kurang dalam proses belajar ini.  Ruang seduh kami masih terpisah dari kedua aktivitas penting tadi. Hingga akhirnya kami pun memutuskan untuk memberanikan diri memindahkan ruang seduh ke lokasi yang sama dengan lab kopi dan klinik roasting. Ya, sekarang Klinik Kopi pindah ke lokasi yang baru!

 

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

KLinik kopi baru

Kenapa di rumah?

Karena dengan berada di satu lokasi, kami dan juga kalian, bisa belajar proses pengolahan kopi setelah paska panen secara utuh bersama-sama. Semua proses berada di satu tempat dan saling mendukung satu dengan yang lainnya. Proses transfer informasi dari kami ke kalian pun bisa lebih efektif. Dengan alat pendukung yang lengkap, data pendukung dan praktek di prosesnya langsung akan memberikan efek edukasi yang lebih besar. Rumah kami pilih karena di situlah segalanya terjadi. Kami juga ingin memberikan suasana belajar dan minum kopi senyaman rumah seperti yang kami impikan selama ini.

Coffee Java Tobacco

Dome Buat pengeringan Kopi

Kenapa sekarang?

Tidak ada alasan khusus, kami hanya merasa sudah siap untuk perubahan ini, dan sekarang adalah saat yang tepat untuk memadukan segalanya di satu tempat demi mempermudah proses belajar dan eksprimen setiap harinya.

Dengan perubahan ini, kami akan membuka sesi brewing di pagi hari (#morningbrewing) dengan konsep yang berbeda dengan sebelumnya, dan jangan khawatir, brewing sore hingga malam akan tetap hadir seperti biasa namun dengan beberapa penyesuaian.

Kami harap perubahan ini akan membantu kami menjadi lebih baik untuk menghadirkan kopi yang fresh dan nikmat untuk disesap setiap harinya.

Berikut peta lokasi kami yang baru:

IMG-20150216-WA0003

 

Kami tunggu kunjungan kalian ke rumah kami segera!

~karena minum kopi enak tak akan lengkap tanpa kehadiran kalian :)

 

6 responses to “Rumah Kami yang Baru”

  1. Alderina says:

    Mas,
    Bukanya jam berapa sampai jam berapa? Aku mau ke sana tapi aku baru selesai malam…

  2. nono says:

    selamat atas rumah barunya.. 😀

  3. dwimon says:

    Sore – sore kesana sepertinya adem

  4. Mengendus says:

    Keren, back to nature :)

  5. tatang #stasiuncoffee pangandaran says:

    Wah ngiler deh kalo liat yang beginian.
    Jogja itu selalu ngangenin, dulu 7 tahun disana.
    Kapan2 kalo main ke jogja insyaalloh mampir mas, semoga bisa ikut menikmati kekayaan rasanya.
    Jenis kopinya lokal jogja semua ya?

Leave a Reply