Klinik kopi

Tag: kopi jogja

Take A Look

Ngopi di Museum volume 1

Ngopi di Museum Jogja

Di negara2 konsumen kopi kalo bikin acara kopi misal pameran atau festival kopi bisa sangat meriah. Baik di London, singapore hingga Tokyo Jepang semua ruame banget. Kami belum gabung ke acara2 di negara2 tersebut, cuman kami lihat dri bbrp postingan di instagram serta video yg ada di Youtube.

Take A Look

Klinik Kopi To Japan

 

holiday

We open on Monday 17 Juli 2017

 

Take A Look

Dari mana memulai Bisnis Kopi ??

Klinik Kopi

Dari mana sih cara memulai bisnis kopi ? Ga cuman bisnis kopi kok, tapi pada dasarnya sama. Suka dengan apa yg dikerjakan. Misal udah suka, akan lebih mudah jalannya dibanding tidak suka.
Ada pertanyaan, mas kalo uang terbatas gimana ? ” ya dengan seadanya saja “, misal cukup grinder, alat seduh lainnya. Jangan terlalu jor2an untuk usaha awal. Ada dua hal yg krusial sih sebenarnya.
Pertama indenpendent : jelas, misal dana terbatas, saran kami gunakan yg ada. Bahwa nambah alat kopi, grinder, mesin roasting adalah selanjutnya.  Keuntungan indenpendent adalah kita bebas ambil waktu libur dan konsep. Capek tinggal libur, kalo rugi ditanggung sendiri. Emang berat, tapi kalo dilakukan serius, waktu akan menjawab kok.
Take A Look

Tren kopi atau musim kopi ?

 

klinik kopi

Dengan bercanda teman kami berkata “ Ah, paling tren kopi kayak Batu Akik atau Gelombang Cinta”, yang rame dibicarakan di awal-awal lalu banyak lalu hilang pelan-pelan.
Take A Look

juli 16, 2013

klinik kopi

Hari itu selasa, pertama kami buka klinik kopi . Praktis kami memulai dari nol besar,sangat-sangat nol besar, kami tak punya besok kopi yg memadai, kamipun belum roasting kopi sendiri. Beans kami peroleh dr bbrp roaster yg ada di Jakarta dan Jogja.
Take A Look

Kongsi Jahat

Klinik Kopi

Dalam dua minggu ini kami dapat laporan dari temen-teman kami di daerah, jika warung kopinya “terpaksa” libur bahkan terpaksa bangkrut gara-gara kongsi jahat.
Take A Look

Pascapanen Kopi Giling Kering

Oke,kira-kira begini. Kami banyak belajar dengan apa yg dilakukan Klasik Beans dengan kopinya. Sampai saat inipun, kami masih terus belajar gimana pengolahan kopi yg bagus dan bisa diterapkan di Petani Kopi.
Beberapa hari yg lalu Pak Eko, (founder Klasik Beans) memposting gambar diatas di wall facebook. Maka kami tertarik untuk mendokumentasikan lewat blog kami.
Prosesnya kurang lebih demikian :
Take A Look

Kopi,Revolusi Dan Budaya

Pendampingan Kopi Arabica Puncak Suroloyo

Sudah biasa ketika kami traveling ke daerah-daerah penghasil kopi, mendapatkan biji kopi dengan petik campur. Merah dan petik hijau di campur. Alasan males nunggu merah adalah hal yg klasik, “Petik merah dan petik Hijau sama kok mas harganya ” , salah satu alasan petani yg sering kami jumpai.